Agustus 02, 2007

kapan merah putih secara resmi berkibar di kuantan singingi???



Berita Proklamasi yang diterima di daerah kuantan dan indragiri hulu umumnya di dapat masyarakat dari para pegawai kantor pos dan orang-orang yang datang dari sumatera barat.
sementara itu Aminuddin ketua Syu Sang Kai riau datang ke taluk kuantan dan mengadakan rapat tertutup dan rahasia dengan ex pegawai belanda. aminuddin mengatakan di dalam rapatnya " Ir. Soekarno dan Hatta telah memproklamirkan kemerdekaan, karena itu kalau ada pamflet-pamflet mengenai itu di larang disiarkan ". saat itu sebagian dari undangan adalah orang-orang pergerakan ( Haji Abdurraoef dan Raja Jamin ), tetapi aminuddin tidak mengetahuinya. Kemudian datang kabar dari minangkabau bahwa bendra telah dikibarkan. kemudian Haji Abdurraoef dan Dr. Ilyas mengecek kebenarannya ( ke Sijunjung dan Solok ). setelah pulang dari sana Haji Abdurraoef dan Dr. Ilyas mendesak gun co Syamsuddin agar segera mengibarkan bendera merah putih. gun co Syamsuddin menyuruh mereka datang ke pada Kaisat Su Co ( Kepala Polisi ) yg waktu itu dijabat oleh Kaibo ( Inspektur Poolisi ) Jamin. Ia menyetujui pengibaran merah putih untuk selama-lamanya. lalu dilakukanlah pengibaran bendera merah putih secara resmi pada tanggal 6 oktober 1945.
7 oktober 1945 KNI Keresidenan Riau di pimpin Abu Bakar Abduh datang dan membentuk KNI di Taluk kuantan, bersama mereka ikut pula Arifin Achmad dari Pemuda Republik Indonesia.
10 oktober 1945 KNI Taluk Kuantan diresmikan dengan pengurus sebagai berikut :
Ketua : Dr. Ilyas;Sekretaris : Oemar Abdullah; Anggota : Haji Abdoerrauf,Maradin ( Polisi ),F.Simanjuntak ( Kepala PTT ), Supangkat ( Pertanian ), Muh. Jaman, Abdul Muluk;
kemudian megalami perubahan dan penyisipan sebagai berikut :
Ketua : Oemar Amin Hoesin;Sekretaris : Oemar Abdullah; Anggota : Haji Abdoerrauf,Maradin ( Polisi ),F.Simanjuntak ( Kepala PTT ), Supangkat ( Pertanian ), Abdul Muluk, Jamal Lako Sutan;
Di baserah kuantan hilir pengibaran benera merah putih dipimpin oleh Bun Co Kasan. kemudian dibentuk KNI dengan pengurus sebagai berikut :
Ketua : H. Ismail Umar; Sekretaris : Sarmin Abrus; Keuangan : H. Mohd. Nur Rauf; Anggota diambil dari tiap-tiap negeri yaitu : Haji Zaini dari Inuman,Jaafar taher dari Pangean; Khatib Sutan dari Cerenti.
kemudian para pemudanya membentuk PRI dengan pimpinan :
Ismail Khatib, Shahruddin Katin, Husin Murad, H. Mohd. Syarif dan Kaharuddin.
disadur oleh Wahyu Diputra dari :
buku " Sejarah Riau " yang disusun oleh
Team Penyusunan dan Penulisan Sejarah Riau
Universitas Riau

1 komentar:

  1. makasih dah dateng ko blog saya...
    tapi btw ini siapa ya??? maaf bukan maksud saya melupakan anda, tapi saya bener bener lupa, mohon dijawab

    BalasHapus